
KETAPANGNEWS.COM – Sidang perdana kasus ujaran kebencian di media sosial, terdakwa ketua Ketua Front Perjuangan Rakyat Ketapang (FPRK) Isa Anshari yang digelar, Rabu (5/12) di Pengadilan Negeri Ketapang berjalan aman dan konfusif.
Kendati demikian, Kuasa Hukum Isa Anshari, Syarif Kurniawan justru mengkritik aparat pengamanan yang melakukan pengamanan dengan menerjunkan ratusan personil. Menurutnya, pengamanan itu terlalu berlebihan.
Ia mengatakan, pengamanan yang dilakukan oleh aparat keamanan terkesan seperti pengamanan untuk situasi perang, bukan pengamanan dalam sidang sebuah kasus hukum.
“Pengamanan dengan ratusan personil terkesan berlebihan dalam kasus ini. Karena klien kami seorang tokoh masyarakat yang baik, disayangi masyarakat dan dia bukan teroris. Tak seharusnya pengamanan dilakukan berlebihan,” katanya.
Diungkapkan dia, kedepan pihaknya mempersilahkan aparat kepolisian dalam hal wewenang melakukan pengamanan, namun jangan sampai seperti pada sidang perdana. Sehingga kesannya berlebihan.
“Buktinya masyarakat yang datang tidak ramai, dan semua teratur, tidak ada anarkis atau arogansi. Ini berbanding terbalik dengan pengamanan yang ratusan orang,” sebutnya.
Sebelumnya, sehari sebelum sidang Isa Anshari digelar, ratusan personel gabungan dari Polres Ketapang, Brimob dan Kodim 1203 sudah melakukan kesiapan guna mengawal proses sidang itu berjalan aman dan kondusif.(absa).