
KETAPANGNEWS.COM—Sebanyak 55 Relawan Demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mengikuti Bimbingan Tekhnis (Bimtek) dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ketapang, Rabu (22/1).
Ketua KPU Ketapang, Tedi Wahyudin menjelaskan, bimtek dilaksanakan guna memberikan pemahaman tentang tugas dan fungsi yang akan dijalankan oleh Relawan Demokrasi dilapangan.
Dalam Bimtek, para relawan diberikan beberapa materi. Mulai dari persoalan daftar pemilih pemilu, teknis dan informasi penyelenggaraan pemilu, pentingnya pemilu dan menangkal hoax, pemilu dan demokrasi serta kode etik relawan demokrasi.
“Relawan berperan sebagai mitra KPU dalam menjalankan agenda sosialsiasi dan pendidikan pemilih. Karenanya mereka diharapkan mampu mendorong tumbuhnya kesadaran dan tingginya tanggung jawab masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya,” jelasnya.
Tedi mengatakan, Relawan demokrasi dibentuk dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas proses pemilu. Kemudian meningkatkan partisipasi pemilih, meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi, serta membangkitkan kesukarelaan masyarakat sipil dalam agenda kepemiluan.
55 relawan demokrasi akan dibagi kedalam beberapa sasaran kerja berdasarkan PKPU Nomor 10 Tahun 2018. Diantaranya sasaran sosialisasi ke basis keluarga, basis pemilih pemula, basis pemilih pemuda dan basis pemilih perempuan.
Selanjutnya, basis pemilih disabilitas, basis pemilih berkebutuhan khusus, basis pemilih marginal, basis pemilih komunitas, basis pemilih keagamaan, basis relawan demokrasi dan basis pemilih warga internet atau netizen.(absa)