FPIP Ketapang Gelar Deklarasi Pemilu Damai

Deklarasi Pemilu Damai
Seluruh undangan membacakan deklarasi Pemilu Damai yang dipimpin Wakil Ketua FKUB, Lukas Lawun, Rabu (27/2).

KETAPANGNEWS.COM—Sebagai upaya ikut mewujudkan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 damai, Forum Peduli Ibu Pertiwi (FPIP) Cabang Ketapang menyelenggarakan Deklarasi Pemilu Damai, Rabu (27/2) di hotel Besttone, Jalan Sisinga Mangaraja, Kecamatan Delta Pawan, Ketapang.

Dalam kegitan yang dihadiri Bawaslu, perwakilan Forkopimda dan berbagai organisasi etnis di Ketapang tersebut, FPIP mengangkat tema “Mengusung Pemilu Damai Anti SARA, Pemilih Berdaulat Negara Kuat”.

Saat acara, seluruh undangan yang hadir mendeklarasikan pemilu damai yang dipimpin Wakil Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), sekaligus menandatangani spanduk dukungan dan komitmen Pemilu damai.

Atas terlaksananya kegiatan Deklarasi Pemilu Damai oleh FPIP, Bawaslu Ketapang memberikan dukungan dan apresiasi. Karena mewujudkan pemilu damai juga merupakan bagian dari program Bawaslu.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari ruang lingkup program Bawaslu. Sehingga kita juga merasa terbantu dalam mewujudkan Pemilu 2019 secara damai di Ketapang,” kata komisioner Bawaslu, Syarifah Herlina dalam sambutannya.

Ia mengatakan, dengan terselenggaranya kegiatan yang melibatkan berbagai organisasi etnis dapat  menetralisir segala isu negatif yang berkembang di masyarakat. Karenanya untuk mewujudkan Pemilu damai tanpa isu SARA, peranan seluruh organisasi sangat diperlukan.

“Kita berharap berbagai kegiatan deklarasi pemilu damai dapat diimplementasikan sebagai komitmen dan tanggung jawab bersama,” ucapnya.

Hal senada juga diutarakan Kasi bagian Politik Kesbangpol Ketapang, Riswanto. Menurutnya kegiatan deklarasi damai sangat membantu pemerintah. Terlebih pemerintah juga terus mensosialisasikan kepada agar menjaga ketertiban menjelang pemilu 2019.

“Pemerintah terus mendorong agar Pemilu 2019 berjalan secara kondusif. Kesbangpol sendiri juga melakukan monitoring bersama lembaga terkait guna mewujudkan Pemilu secara damai,” ujarnya.

Sementara Wakil Ketua FKUB Ketapang, Lukas Lawun menuturkan, FKUB selalu menyambut baik segala bentuk upaya untuk menciptakan pemilu damai di Ketapang.

Ia berharap, dalam pesta demokrasi 2019 agar betul-betul merupakan suatu kegembiraan bagi seluruh masyarakat, sekaligus membawa kedamaian. Sehingga tidak ada rasa kekhwatiran dalam pelaksanaan Pemilu.

“Kita meyakini bahwa seluruh aparat negara telah menjamin pelaksanaan pemilu berjalan damai. Karenanya semua elemen masyarakt harus mendukung upaya menciptakan itu,” katanya.

Selain itu, Ia juga mengajak agar masyarakat Ketapang tidak golput saat Pemilu. Karena hak pilih adalah hak konstitusional, dimana tidak boleh diabaikan.

“Gunakan hak pilihnya, jangan sampai golput. Sebab kesempatan memilih hanya datang lima tahun sekali,” ajaknya.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.