
KETAPANGNEWS.COM– Sejak HIV pertama kali ditemukan di Indonesia, kelompok populasi kunci menjadi subyek dari program Penanggulangan AIDS di tingkat nasional, provinsi dan kabupaten/kota. Sudah banyak kelompok kelompok populasi kunci yang membangun jaringan secara lokal maupun nasional.
Ketua KPA Ketapang Soepiyat .HM.,BA mengatakan, jaringan Populasi kunci tersebut sudah melakukan serangkaian kegiatan yang membantu program Penanggulangan AIDS di setiap daerah. Oleh sebab itu diperlukan penguatan kembali berkaitan dengan aktifitas dan keberlangsungan organisasi yang telah dilaksanakan beberapa tahun belakangan, dan seberapa besar kontribusi yang telah diberikan oleh populasi kunci kepada keberhasilan program penanggulangan AIDS.
Ia menuturkan, selain itu masih perlu diperkuat lagi kerjasama antar jaringan populasi kunci maupun kerjasama jaringan populasi kunci dengan sektor-sektor pemerintah. Tujuannya agar cakupan layanan bagi populasi kunci dapat mencapai target 80 % pada tahun 2023, dan diharapkan 60 % dari mereka dapat berubah perilakunya.
Ia menjelaskan, berdasarkan hal tersebut di atas maka Komisi Penangulangan AIDS Ketapang melaksanakan Pelatihan Penguatan Jejaring Organisasi Populasi Kunci, yang melibatkan peserta dari seluruh komunitas ponci di ketapang Rabu (21/11) 2018 di lokalisasi Kolam Desa Sukaharja Kecamatan Delta Pawan.
” Adapun tujuan, melakukan evaluasi kinerja jaringan populasi kunci beberapa tahun terakhir, Meningkatkan kerjasama antar jaringan populasi kunci. Merencanakan kegiatan untuk peningkatan cakupan layanan bagi populasi kunci sesuai target Rencana Aksi Nasional,” jelasnya.(Adv/Jay).