40 Petugas Fardhu Kipayah di MHU Ikuti Pelatihan

Fardhu Kifayah
Pembukaan pelatihan fardhu kifayah, Selasa (26/3).

KETAPANGNEWS.COM—Sebanyak 40 orang petugas Fardhu Kipayah di lima Desa wilayah Kecamatan Matan Hilir Utara (MHU) dilatih cara memandikan, mengapankan, menshalatkan dan menguburkan jenazah, Selasa (26/3).

Pelatihan Fardhu Kipayah yang dipusatkan di Gedung serba guna kantor .amat MHU tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Ketapang, diwakili Asisten Sekda Bidang Ekbang Kesra, Gusti Fadlin Sos.

Dalam sambutannya, Gusti Fadlin mengatakan, pelatihan Fardhu Kipayah mempunyai arti penting dan bermanfaat dalam upaya menambah ilmu pengetahuan dan keterampilan tentang tatacara penyelenggaraan Jenazah.

“Akhir – akhir ini jumlah petugas fardhu kipayah sangat sedikit dan terbatas. Ditambah lagi sudah banyak yang berumur lanjut, oleh karenanya perlu regenerasi penerus melalui berbagai pelatihan,” kata Gusti Fadlin.

Fardhu Kifayah MHU
Pelatihan pemotongan kapan.

Ia menjelaskan, dalam penyelenggaraan jenazah hukumnya Fardhu A’in, artinya wajib dilakukan umat Islam. Sebab itu  petugas fardhu kipayah dituntut harus memeiliki pengetahuan yang sebaik baiknya, sesuai tuntutan alqur’an dan hadist. Mulai dari tatacara memandikan, mengafankan, menshalatkan dan menguburkan jenazah.

“Untuk itu ikuti Pelatihan fardhu kipayah ini dengan benar. Tanyakan bila terdapat kurang jelas kepada para pelatih atau nara sumber,” ujarnya.

Dalam kesempatan pelatihan kali ini, Pemkab Ketapang menghadirkan Ketua MUI, Drs KH Faisol Maksum sebagai nara sumber. Serta palatih yang terlatih dan bersertifikasi yang ditunjuk pemkab Ketapang dari masyarakat.

Dalam pembukaan turut dihadiri Kabag Kesra Setda Ketapang, Drs H Gusti M Indra, Camat Matan Hilir Utara, H Sartono S SosI Msi, Unsur Muspika MHU dan sejumlah undangan lainnya.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.