PAD Ketapang Dari Reklame Capai Dua Miliar

Kabid Pengelola Penerimaan Daerah
Kepala Bidang Pengelolaan Penerimaan Daerah Bapenda Ketapang, H Suandi saat diwawancara di Kantornya, Rabu (6/3).

KETAPANGNEWS.COM—Keberadan papan Raklame di sejumlah ruas Kota Ketapang, baik yang dikelola Pemerintah maupun swasta tentu diharapkan dapat meningkatkan penghasilan pajak, sehingga Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga bertambah dalam setiap tahunnya.

Pada tahun 2018, di Ketapang total pendapatan pajak dari seluruh Reklame yang ada mencapi 2 Milyar. Hal demikian diungkapkan Kepala Bidang Pengelola Penerimaan Daerah Badan Pendapatan Daerah Ketapang, H Suandi.

“Perkiraan dari hasil pajak raklame secara keseluruhan pada tahun 2018 berkisar 1,9 M sampai dua M. Semoga tahun 2019 dapat meningkat,” kata Suandi, Rabu (6/3) di kantoranya.

Secara spesifik, dari keseluruhan papan reklame di Ketapang, sebagain juga ada yang dikelola oleh perusahaan swasta atau Vendor dengan jumlah delapan perusahaan. Ia menyebut kedelapan perusahaan ini aktif membayar pajak.

Kedelapan perusahaan tersebut diantaranya, Aneka Warna, Arpindo, Enggar, Duta Promosi, Logam Jaya, Borneo Grafis, Pratama Satria dan Arda. Dari kedelapan perusahaan itu, yang paling besar kontribusinya untuk daerah adalah Duta Promosi.

“Delapan pendor ini aktif membayar pajak ke daerah. Untuk besaran pajaknya berpariasi, tergantung berapa lama durasi si pemasang. Sementara tekhnis pembayaran pajaknya biasa melalui transfer ke kas daerah,” jelasnya.

Mengenai jika ada perusahaan yang tidak membayar pajak, Bapenda akan mengambil tindakan. Seperti memberi teguran, dan jika yang bersangkutan tidak memberi jawaban, maka dipasang stiker pemberitahun bahwa reklame tersebut belum bayar pajak daerah.

“Seperti yang sudah pernah kita lakukan ke Samsung. Dimana di papan reklamenya kita tempel stiker pemberitahuan, isinya belum bayar pajak ke daerah. Namun kita berharap semuanya aktif membayar pajak,” lanjutnya.(absa).

Leave a Reply

Your email address will not be published.