
KETAPANGNEWS.COM—Menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019, Polisi Resort Kabupaten Ketapang menerjunkan sebanyak 380 personel untuk pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Kapolres Ketapang, AKBP Yuri Nurhidayat melalui Humasnya, IPDA Matalip mengatakan, selain 380 personel Polres, pihaknya juga mendapat tambahan 150 personel dari BKO Polda Kalimantan Barat (Kalbar).
“Untuk personel Polres itu sebanyak 380 orang, kemudian ditambah BKO Polda 150 orang. Jadi total keseluruhan berjumlah 530,” kata IPDA Matalip, Rabu (10/4).
Ia menjelaskan, dari total keseluruhan personel, nantinya yang akan turun kelapangan memonitor TPS berjumlah 460 orang. Sementara 70 personil akan disiagakan atau standby di Polres Ketapang.
“80 personel BKO Polda akan ikut melakukan pengamanan TPS bersama 380 personel Polres, 70 nya disiagakan di Polres,” Jelas dia.
Matalip memaparkan, untuk pengamanan TPS dari anggota sendiri terbagi dalam beberapa katagori. Diantaranya TPS yang dianggap aman, rawan satu dan rawan dua. Bagi yang dianggap aman, satu anggota mengawasi tiga sampai empat TPS.
“Namun jika TPS tersebut rawan satu, maka satu anggota mengawasi dua TPS. Apabila rawan dua maka satu angota mengawasi satu TPS,” paparnya.
Sementara terkait potensi yang akan mengganggu Kamtibmas saat pelaksanaan Pemilu di Ketapang, menurutnya akan berjalan kondusif.(absa)