Pengurus Ranting Dan Anggota Baru Saka Bakti Husada 2019 Dilantik

IMG-20190507-WA0006
Pengurus Ranting Dan Anggota Baru Saka Bakti Husada 2019 yang dilantik.

KETAPANGNEWS.COM – Pengurus Ranting dan anggota baru Saka Bakti Husada Sungai Melayu Kabupaten Ketapang 2019 dilantik sekaligus dikukuhkan bertempat di Buper Puskesmas Sungai Melayu Jumat (26/4) sampai Minggu ( 28/4).

Kegiatan pelantikan dilantik oleh Kepala Dinas Kesehatan Ketapang selaku MABI ( Majelis Pembimbing ) Saka Bakti Husada Kabupaten Ketapang H.Rustami SKM, M.Kes.

Kemudian pelantikan anggota baru Ranting Sungai Melayu dan Cabang Ketapang berjumlah 56 dan 20 orang dari ranting Sungai Melayu dilantik oleh Ketua Saka Bakti Husada Ketapang Prajuneka , SKM , MPHC.

IMG-20190507-WA0005
Kepala Dinas Kesehatan Ketapang MABI ( Majelis Pembimbing ) Saka Bakti Husada Kabupaten Ketapang H.Rustami SKM, M.Kes berpoto bersama pengurus.

Selanjutnya, Bakti Sosial kemasyarakatan berupa kegiatan penanaman pohon di bukit bepampang sebagai bentuk kepedulian satuan karya bakti Husada terhadap lingkungan dan alam dan juga dalam rangka memperingati hari bumi yqng bertujuan untuk meningkatkan kesdaraan dan apresiasi terhadap bumi.

Majelis Pembimbing  Saka Bakti Husada Kabupaten Ketapang H.Rustami SKM, M.Kes melalui Ketua Saka Bakti Husada Prajuneka, Skm, MPHC menuturkan, Satuan Karya Pramuka Bakti Husada ini merupakan sarana dan wahana guna memupuk , mengembangkan, membina dan mengarahkan minat serta bakat generasi muda terhadap kesehatan melalui pendidikan kepramukaan yang mengedepankan pendidikan budi pekerti, kedisiplinan dan keterampilan dinamis.

“Untuk itu, saka bakti husada diharapkan bisa mewujudkan tenaga muda kader pembangunan, khususnya di bidang kesehatan yang dapat membantu melembagakan norma hidup sehat bagi seluruh anggota gerakan pramuka dan masyarakat di lingkunganya,” katanya.

Menurutnya, seiring dengan kemajuan zaman, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta banyaknya masalah-masalah kesehatan di masyarakat, Saka Bakti Husada selalu berusaha untuk memperbaharui dan menambah materi krida dan syarat kecakapan serta meningkatkan kualitas kegiatanya sehingga tetap dapat berperan aktif dalam menanggulangi masalah kesehatan.

Usia remaja kata Prajuneka adalah masa keemasan ( Golden Period) dalam kehidupan, melihat status kesehatan remaja usia sekolah maka kebijakan revolusi mental melalui kegiatan kepramukaan adalah salah satu jawaban pemecahannya. Harapanya melalui pramuka remaja dapat mendekteksi teman-temanya yang memiliki prilaku beresiko dalam masalah kesehatan, membina anak dan pemuda agar menjadi tenaga kader pembangunan bermoral Pancasila yang kuat dan sehat Jasmani dan rohaninya

Ia mengatakan, salah satu upaya untuk membentuk tenaga kader pembangunan tersebut diatas adalah membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam bidang kesehatan yang merupakan bagian penting untuk pembangunan nasional.

” Untuk memberi wadah kegiatan khusus dalam bidang kesehatan, saka bakti Husada adalah salah satu sumber daya dalam membagun gerakan masyarakat hidup sehat ( Germas ) dengan pendekatan keluarga sehat. Melalui Germas masyarakat khususnya anak usia sekolah dan remaja digerakan untuk sadar, mau dan memiliki kemampuan untuk berprilaku sehat,” tuturnya.

Kemudian, melalui Saka Bakti Husada , anak usia sekolah dan remaja bukan hanya diberi pengetahuan kesehatan namun diharapkan juga mampu menjadi pemicu perubahan hidup sehat dilingkungan keluarga masyarakat dan Negara.(Jay)

Leave a Reply

Your email address will not be published.