Kasdi Jadi Pendaftar Terakhir Bakal Calon Bupati PDIP

Kasdi PDIP
Kasdi (kiri) menyerahkan berkas pendaftaran Balon Bupati kepada Sekretaris DPC PDIP Ketapang, Suprapto.

KETAPANGNEWS.COM—Sejak 13 sampai 18 September 2019, DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ketapang membuka pendaftaran penjaring Bakol Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati untuk Pilkada 2020 mendatang.

Sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang pun ikut melakukan pendaftaran di partai berlambang banteng itu. Termasuk nama Ketua DPC PDIP Ketapang, Kasdi SIP.

Sebelumnya, sejak awal dibuka pendaftaran oleh PDIP sampai 18 September (hari terakhir) belum terlihat kader murni PDIP mendaftar secara resmi sebagai Bakal Calon Bupati.

Berjalannya proses, 15 menit sebelum batas waktu penutupan pendaftaran tanggal 18 September,  Kasdi resmi menyerahkan berkas pendaftaran ke partainya sendiri yang deterima Sekretaris DPC PDIP, Suprapto.

Sementara kader PDIP lain yang masih mungkin mendaftar di DPD PDIP Kalbar diantaranya, Maskendari, Thomas Alexander dan Alibata. Pasalnya tiga nama ini juga telah mengambil formulir di DPC PDIP Ketapang.

Saat diwawancara, Kasdi mengatakan pendaftarannya sebagai Balon Bupati PDIP diujung batas akhir penutupan hanyalah persoalan tekhnis. Namun ia mengaku, pendaftarannya telah mendapat izin DPP PDIP.

“Saya sudah infokan ke teman-teman DPC akan mendaftar hari terakhir, sebab kamarin kita juga ada Rakerda partai. Tapi sebelum mendaftar pun, sebagai petugas partai saya sudah meminta izin ke DPP,” kata Kasdi, Rabu (18/9).

Meski resmi mendaftar sebagai Balon Bupati di PDIP, secara pribadi Kasdi masih belum bisa memastikan siap nama yang menjadi targetnya sebagai Bakal Calon Wakil Bupati mendapinginya.

“Sekarang belum dapat disampaikan. Bisa saja dari sejumlah nama yang mendaftar di PDIP atau diluar nama pendaftar. Semuanya tergantung keputusan DPP PDIP, itupun jika partai merekomendasikan saya sebagai Calon Bupati,” tutur Kasdi.

“Sebagai petugas partai, ditugaskan dimana, dan sebagai apapun saya siap melaksanakan mandat yang diberikan. Semua keputusan ada di DPP,” timpal Kasdi saat ditanya  jika dirinya hanya direkom sebagai Calon Wakil Bupati.

Ia menambahkan, sejauh ini pihaknya sudah melakukan koordinasi dan membangun komunikasi politik dengan berbagai Partai lain, tak terkecuali partai Golongan Karya (Golkar).

“Kita sudah lakukan komunikasi ke partai-partai lain, seperti Perindo, Hanura, Golkar, PPP, Nasdem, PKS dan PKB. Sebab kita juga masih perlu berkoalisi,” tutupnya.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.