Musim Hujan, Dewan Kembali Sorot Proyek Pelang – Batu Tajam

Pelaksana Siap Kerja Malam Hari

Monitoring
Komisi IV DPRD Ketapang saat melakukan monitoring pekerjaan Jalan Pelang – Batu Tajam kemarin.

KETAPANGNEWS.COM—Dua pekan terkahir, di Kabupaten Ketapang kerap dilanda hujan deras. Curah hujan cukup tinggi itu diprediksi mempengaruhi sejumlah proses pengerjaan proyek yang sedang berjalan, baik sisi progres maupun kualitas hasil pekerjaan.

Saat ini, sejumlah mega proyek sedang dikerjakan. Salah satunya proyek terbesar Jalan Pelang – Batu Tajam oleh PT Marga Mulia bersumber dari APBD Ketapang tahun 2019. Pada tahapan proses sekarang, pelaksana diminta tidak berkerja secara asal.

Ketua Komisi IV DPRD Ketapang, Achmad Sholeh ST Msi mengingatkan kepada pelaksana (PT Marga Mulia) untuk menggunakan waktu kontrak yang tersisa dengan menyesuaikan keadaan musim. Bila LPB dan LPA sudah selesai, diminta untuk tidak menghotmix terlebih dulu jika keadaan hujan.

“Jika pekerjaan dilakukan saat keadaan hujan, saya yakin jalan itu tidak bertahan lama. Saya pastikan akan hancur, paling lama satu bulan karena tidak ada daya tahan akibat semua unsurnya (LPB, LPA dan HRS) tidak menyatu. Bila dipaksakan, hasilnya tidak maksimal,” kata Sholeh, Senin (25/11).

Sebab itu, dia menyarankan pelaksana harus jeli melihat cuaca sekarang. Kapan harus melakukan LPB, LPA maupun HRS-nya. Untuk mengetahui soal cuaca, pelaksana bisa melakukan koordinasi kepada BMKG untuk mempertanyakan kondisi cuaca.

“Soalnya begini, apapun yang dikerjakan jika dalam cuaca hujan seperti sekarang, hasilnya nol. Saran saya, koordinasi ke BMKG. Sehingga bisa mengambil langkah kapan mengerjakan LPA, LPB maupun hotmix,” ucapnya.

Ia menambahkan, apabila tahap pekerjaan terdapat kurusakan pada LPB maupun LPA, dirinya meminta tidak hanya dilakukan tampal sulam, melainkkan harus dicakar kembali agar ketahanan jalan maksimal.

“Kita tidak mau tahu soal keterlambatan pengerjaan dan lainnya. Itu menjadi tanggung jawab pelaksana selaku pemenang lelang. Sebelumnya kita sudah ingatkan untuk kerjar target sebelum musim hujan,” tambahnya.

Tenaga Operasioanl PT Marga Mulia, Kiryono membenarkan jika musim penghujan sekarang mempengaruhi aktivitas pekerjaan dilapangan. Menurutnya, sejauh ini pengerjaan Lapisan Pondasi Atas (LPA) sudah selesai.

“LPA sudah selesai, tinggal melakukan pengaspalan, itupun sudah selesai dikerjakan kurang lebih 12 kilo meter. Sedangkan yang tersisa 6 kilo meter juga sedang proses pengerjaan,” tutur kiryono saat dikonfirmasi, Senin (25/11).

Mengenai cuaca, ia mengaku tetap memberhentikan aktivitas pekerjaan bila hujan turun sambil menunggu cuaca panas. “Sekarangkan tinggal pengaspalan, dan itupun akan dikerjakan setelah cuaca panas. Bila perlu malam pun kita kerja kalau cuacanya bagus,” jelasnya.

Sementara terkait kekuatan jalan, pihaknya telah bekerja mengikuti spek dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) karena perencanaannya berada di instansi tersebut.

“Soal adanya kerusakan, itu tidak bisa dipungkiri. Tapi itu adalah masih tanggung jawab kita. Kuncinya semua itu ada di finishingnya. Mudah-mudahan sebelum kontrak berakhir pekerjaan selesai dan kualitasnya baik,” tutupnya.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.