
KETAPANGNEWS.COM– Beredarnya informasi berantai di berbagai Media Sosial menganai adanya penutupan terhadap pasar, warung-warung hingga toko di Kabupaten Ketapang pada 1 hingga 5 April mendatang itu Hoax.
Penegasan ini disampikan Sekretaris Daerah (Sekda) Ketapang, Farhan bahwa informasi tersebut tidak benar atau hoax yang disebarkan oleh orang tidak bertanggung jawab.
“Informasi itu tidak benar, bahwa sampai saat ini Pemda tidak pernah membuat sebuah imbaun untuk penutupan pasar, toko dan warung apalagi lockdown,” tegas Sekda Rabu (1/4/2020).
Farhan meminta agar masyarakat tidak terpancing dan panik atas informasi yang tidak benar tersebut, termasuk para pelaku usaha seperti pasar, toko hingga warung untuk tetap membuka usahanya.
“Yang kita imbau dari awal agar tempat usaha tidak menimbulkan keramaian, contoh warung kopi atau rumah makan silahkan buka tapi tidak melayani makan minum ditempat tapi dibungkus, selain itu kita minta pelaku usaha menyediakan sabun serta tempat cuci tangan,” jelasnya.
Farhan mengatakan, sampai saat ini tidak ada arahan atau intruksi dari Pemerintah Pusat untuk melakukan Lockdown dan Pemda bersama dengan aparat baik Polri, TNI dan seluruh pihak terus berupaya melakukan berbagai hal agar Ketapang aman dari wabah Covid-19 ini.
“Masyarakat tidak usah panik, jangan memborong makanan berlebihan dan juga bagi pelaku usaha khususnya sembako kita ingatkan jangan melakukan penimbunan karena jika kedapatan maka akan ada sanksi hukum yang akan diberikan,” tegasnya. ((Adv/Jay).