
KETAPANGNEWS.COM – PJ Sekda Kabupaten ketapang Drs Heroninus Tanam ME menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada DPRD Kabupaten Ketapang yang telah menyetujui Raperda APBD 2021 menjadi Peraturan Daerah.
“Kami sangat berterima kasih kepada DPRD, terutama badan anggaran telah menyelesaikan ini dengan baik,”kata Pj Sekda usai rapat paripurna Senin ( 30/11) di gedung DPRD Ketapang.
Walaupun katanya, dalam sidang pertama tanggal 24 November belum kuorum, mungkin karena kesibukan, perjalanan dinas, segala macam sehingga jumlah anggota dewan yang hadir belum cukup, tapi (hari ini) setelah tujuh fraksi menyatakan menerima,
” Sekali lagi kami sangat mengucapkan terima kasih,”ucapnya.
Terkait masukan yang disampaikan pihak legislatif sangat baik bagi pemerintah dan akan ditindaklanjuti.
“Kita akan tindak lanjuti dikemudian hari, ada kekurangan dan ada juga mungkin yang belum kami tanggapi menjadi catatan untuk melakukan perbaikan kedepan,” ujarnya.
Dari hasil pemaparan tujuh fraksi, Raperda APBD 2021 disetujui. Adapun APBD tahun anggaran 2021 berjumlah Rp 2,2 triliun. Meski tak siginifikan, Ketua DPRD Ketapang M. Febriadi menyampaikan APBD 2021 lebih besar jika dibandingkan tahun sebelumnya. Mengalami peningkatan. Dana Alokasi Khusus juga meningkat, angkanya kurang lebih Rp 104 miliar. Namun untuk Dana Alokasi Umum menurun, tahun 2021 nilainya kurang lebih Rp 98 miliar.
Seketaris Partai Golkar tersebut menambahkan, meski APBD sudah disahkan, hendaknya kritik, saran yang disampaikan dalam pandangan akhir fraksi DPRD menjadi catatan bagi Pemerintah Daerah. Kritikan, saran dan masukan itu merupakan masukan DPRD secara kelembagaan.
“Adapun catatan khusus dari kita untuk pemerintah daerah adalah, diharapkan agar serapan anggaran di OPD yang melakukan kegiatan belanja modal lebih ditingkatkan lagi,” katanya.
Menurutnya, serapan anggaran untuk tahun 2021 penting untuk ditingkatkan. Pasalnya di tahun 2020, selain ada pandemi Covid-19, masih banyak anggaran tidak terserap atau terlaksana oleh Pemerintah Daerah Ketapang.
“Seperti kita ketahui bersama, selain wabah pandemi Covid-19, tapi banyak anggaran tidak terserap tahun 2020 ini. Ke depan kita harap bisa lebih maksimal lagi penyerapan anggarannya, kita akan mendorong itu,” katanya.
Paripurna penyampaian pendapat akhir fraksi terhadap Raperda APBD 2021 yang sekaligus pemberian persetujuan penetapan Raperda menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Ketapang tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Ketapang Febriadi yang didampingi PJ Sekda Kabupaten ketapang Heroninus Tanam.( Adv/Jay).