Peserta Aksi 717 Diminta Jangan Anarkis

“Nanti hasil pengecekan dilapangan, datanya juga harus dipublikasikan agar jelas. Jadi tidak ada lagi informasi-informasi yang bersifat mengambang saat diterima masyarakat lainnya,” ujar Junaidi.

junaidi-sp
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, Junaidi SP

KETAPANGNEWS.COM—Terkait aksi turun lapangan atas pembuktikan kebenaran informasi banyaknya TKA Ilegal asal China yang bekerja Di PT WHW AR oleh Front Perjuangan Rakyat Ketapang (FPRK) bersama masyarakat, Sabtu (7/1/2017). Wakil Ketua DPRD Ketapang, Junaidi SP meminta kepada seluruh peserta aksi agar tidak melakukan perbuatan anarkis.

“Perserta aksi jangan anarkis. Saat melakukan aksi pintalah secara baik data jumlah TKA kepada menajemen WHW. Kemudian lakukan pengecekan dilapangan untuk penyesuaian data tersebut, ” kata Junaidi saat dikonfirmasi Ketapangnews.com, Selasa (2/1).

Lanjut Junaidi, setelah melakukan pengecekan harus dikonfirmasi kepada pihak Dinas Sosial Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans), Kepolisian serta pihak Imigrasi agar bisa diketahui benar atau tidak soal data jumlah TKA yang dilaporka itu.

“Nanti hasil pengecekan dilapangan, datanya juga harus dipublikasikan agar jelas. Jadi tidak ada lagi informasi-informasi yang bersifat mengambang saat diterima masyarakat lainnya,” ujarnya.

Ia menilai, turunya masyarakat yang diwakili FPRK didasari atas anggapan ketidak sesuaian data antara yang dilaporkan dengan data dilapangan dan terkesan ada yang ditutupi. Menurutnya yang paling penting adalah kesuaian antara laporan dengan jumlah dilapangan.

“Namun saat masyarakat melakukan pengecekan, jangan juga pihak WHW menahan. Sebab kalau memang benar jumlah TKA yang dilaporkan mengapa mereka harus takut. Intinya sama-sama terbuka,” tutupnya.(absa)

pn-ketapang

Leave a Reply

Your email address will not be published.