Anggota DPRD Sampaikan Pandangan Umum Pengantar Nota Keuangan 2017

“Jika berkaca pada tahun anggaran 2016 mengalami penurunan seharusnya kenaikan menjadi prioritas dalam mencapai misi sesuai tema diatas mohon ditanggapi, “ ujar Heronimus Anggota DPRD Ketapang.

sekda-drs-hm-mansyur-menerima-naskah-pidato-pandangan-umum-anggota-dprd-ketapang-ddari-ketua-dprd-budi-matheus-usai-rapat-paripurna-dprd-ketapang-2
Ketua DPRD Ketapang Budi Mateus menyerahkan naskah pandangan umum Anggota DPRD kepada Sekda HM Mansyur Senin (7/11).

KETAPANGNEWS.COM—Anggota Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Ketapang menyampaian pandangan umum terhadap pidato Bupati Ketapang, Martin Rantan SH  atas pengantar nota keuangan dan Raperda APBD tahun anggaran 2017 dalam rapat Paripurna, di ruang rapat DPRD Ketapang Senin (7/11).

Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Budi Matheus bersama unsur wakil ketua seperti Junaidi, Qadarini dan Jamhuri Amir yang dihadiri Sekda Drs H M Mansyur, Asisten Setda, Kepala SKPD serta anggota DPRD Ketapang.

Ada tujuh anggota DPRD menyampaikan pandangan umumnya seperti Paulus Tan, Elmantono, Sukirman Lodom, Heronimus, Gusmani, Sahrani dan Polonius Polo. Yang menyampaikan pandangan umum terhadap pidato Bupati Ketapang atas pengantar nota keuangan dan Raperda APBD TA 2017 yang beberapa waktu lalu disampaikan Bupati Martin Rantan.

Salah satu anggota DPRD Heronimus dalam pandangan umumnya memberikan apresiatif terhadap rancangan Perda APBD yang telah disampaikan oleh eskekutif kepada legeslatif, kemudian dibahas secara bersama dan kemudian dietatapkan menjadi Peraturan Daerah (PERDA).

“Saya berharap setelah dicapai kesepakatan dalam bentuk peraturan daerah dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Kabupaten Ketapang,” katanya.

Menurut Heronimus, tema RKP yang mengusung tema memacu pembangunan infrastruktur dan ekonomi untuk meningkatkan kesempatan kerja serta mengurangi kemiskinan dan kesenjangan antara wilayah. Percepatan terhadap pembangunan infrastrukur dan ekonomi, menciptakan lapangan pekerjaan mengurangi angka kemiskinan pemerataan pembangunan disetiap wilayah.

Dia juga menyebutkan bahwa asumsi RAPBD 2017 sebesar Rp. 1.531,294,406,157 dengan angka tersebut menurutnya jika berkaca pada tahun anggaran 2016, target tersebut mengalami penurunan sebesar Rp. 15.953,350,448. atau 1,04 persen,

“Jika berkaca pada tahun anggaran 2016 mengalami penurunan seharusnya kenaikan menjadi prioritas dalam mencapai misi sesuai tema diatas mohon ditanggapi, “ ujar Heronimus (dra).

Leave a Reply

Your email address will not be published.