
KETAPANGNEWS.COM—Pelaku penusukan Ade Nurbayu (20) alias Erik mengaku tidak menyesal apa yang telah ia lakukan kepada adiknya Ade Nurjanah (13). Bahkan, ia meminta hukuman berat diberikan kepadanya.
“Kalau hukuman saya cuma berapa-lah, saya minta panjangkan,biar saya tenang di sini (penjara; red). Keadaan saya sudah kayak gini, disesalkan-pun sudah terjadi, mau menangis apa yang ditangiskan,” ucap Erik kepada wartawan Selasa (8/11) di Polres Ketapang.
Saat ditanya apakah ia sudah tahu kondisi Adiknya ? Erik menjawab, ia tidak mau tahu kondisi adik saat ini yang ada di rumah Sakit. Walaupun polisi sudah menyampaikan bahwa adiknya sempat kritis, namun kini sudah melewati masa kritis.“Saya tidak mau tahu kondisi adik saya,” tuturnya.
Pemuda kelahiran Indramayu, Jawa Barat 1996 silam ini menuturkan, jika memang adiknya masih diberikan kesempatan hidup.Doanya hanya satu, ia berharap agar dipanjangkan umurnya serta cepat disembuhkan dan jadikan orang yang baik dan benar. Kalaupun memang umurnya pendek, ia berharap agar segera cabut nyawa adiknya agar tidak tersiksa.
“Saya tidak mau lagi bertemu dengan adik saya. Jika suatu saat diberikan kesempatan bertemu, saya minta maaf. Karena saya tetap menyayanginya,” ucapya.
Erik juga berpesan kepada orangtuanya, agar kejadian ini menjadi pelajaran bagi orangtuanya agar sadar serta jangan sampai ada orangtua lain yang menelantarkan anak-anaknya.
Dia juga mengungkapkan sempat mencoba bunuh diri pada 2012 lalu, ingin gantung diri dipohon yang ada di dalam hutan.Namun batal ia lakukan, karena hutan tersebut berbau aroma Mistis.
“Keinginan bunuh diri itu karena saya sudah tidak sanggup lagi menanggung beban hidup ini,’’ ujarnya.(dra)