AMSA: Marwah dan Legitimasi Kejagung Dalam Kasus Ahok Dipertaruhkan

“Tegagkan supremasi hukum tanpa intervensi dan dipolitisasi oleh pihak apapun,” kata Safwan Noor

aksi-212
Umat Islam yang mengikuti aksi jilid III di Jakarta, Jum’at (2/12).

KETAPANGNEWS.COM, Jakarta—Keputusan Kejaksaan Agung RI (Kejagung) untuk tidak menahan Basukhi Tjahaja Purnama (ahok) menjadi polemik ditengah masyarakat setelah berkas perkara dinyatakan P21. Saat ini Marwah dan Legitimasi Kejagung dalam kasus ahok ini dipertaruhkan. Hal demikian diungkapkan Presiden Asean Muslim Student Association, Safwan Noor, Jum’at (2/12).

Safwan mengungkapkan, Aksi yang digelar pada hari ini (Jumat-red) merupakan agenda isthighitsah dan doa bersama untuk NKRI. Aksi ini juga merupakan lanjutan aksi pada 411 yang menuntut hukum berkeadilan bagi penista agama.

“Sangat Murah keutuhan dan kerukunan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) jika  harus dipertaruhkan karena kasus Ahok,” tegas mantan Ketuan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STAI Al Haudl ini.

Lanjutnya, Aksi Super Damai bela Islam jilid III ini menjadi bukti bahwa umat islam Indonesia memilik kekuatan besar dalam menjaga keutuhan NKRI. Aksi inipun menjadi sejarah bagi bangsa Indonesia dalam penerapan sistem demokrasi yang baik.

“Bersatunya jutaan umat islam mengikuti aksi damai 212 secara santun tanpa anarkisme. Inilah citra yang baik dalam menangkal issu-issu yang beredar bahwa gerakan ini radikal dan makar,” ujarnya.

Menurutnya, Aksi yang dilaksanakan hari ini telah membuka semua mata. Sebab, tidak akan ada kekuatan politik yang mampu menghadirkan jutaan massa dari seluruh penjuru nusantara. Kecuali hal ini yang melahirkan panggilan jiwa disertai siap menjaga keutuhan NKRI.

Ia berharap, proses hukum terhadap kasus penistaan agama oleh ahok ini, dapat dilakukan secara profesional, proporsional, dan memenuhi rasa keadilan  umat islam yang telah merasa dirugikan atas dinistakan agamanya.

“Tegagkan supremasi hukum tanpa intervensi dan dipolitisasi oleh pihak apapun,” timbal Mahasiswa Asal Ketapang ini.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.