
KETAPANGNEWS.COM, Manis Mata—Pernyataan keberatan oleh Andi Saputra salah satu kandidat Calon Kepala Desa atas sikap panitia Pilkades dalam verifikasi pemberkasan terhadap lawannya atas nama Lawan Sari, mendapat tanggapan dari penyelenggara Pilkades Sungai Buluh.
Panitia Pilkades Sungai Buluh Syarkani, saat dikonfirmasi Ketapangnews.com menjelaskan, berkas yang kami terima dari semua calon sudah diperiksa oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMD-PKB) berulang kali. Terakhir kalinya sudah di periksa oleh Dinas Pendidikan tentang ijazah.
“Dari lima calon yang mendaftar dua diantaranya dinyatakan gugur administrasi karena ijazahnya bermasalah. Sedangkan salah satu calon juga dinyatakan gugur karena faktor usia yang belum mencukupi. Sehingga calon yang lulus mengikuti pilkades tinggal dua orang,” jelas Syarkani. “ jelasnya, Sabtu (17/12).
Lanjutnya, sedangkan masalah syarat administrasi Lawan Sari dinyatakan lolos karena administrasinya sudah memenuhi persyaratan sesuai dengan aturan dan di ijazah SD SMP nya atas nama Lawan Sari.
Mengenai Kartu Keluarga, yang ditemukan ganda dengan NIK yang sama, pihaknya sudah melakukan koordinasi ke BPMD-PKB. “Oleh salah satu pegawai disitu menyuruh rubah KK nya disesuaikan dengan Ijazah,” terangnya.
Sementara, Camat Manis Mata Drs Frans Dagar menambahkan, dirinya sudah mendapatkan tembusan yang ditujukan kepada panitia tentang penyampaian kejanggalan administrasi dari salah satu kandidat.
“Tapi sampai hari ini saya belum dapat laporan dari panitia tentang tanggapannya,” ucap Frans Dagar saat dihubungi Via Hp.
Menurutnya, Sebagai calon itu wajar-wajar saja. Karena ada aturan bahwa selama tiga hari kalau memang ada temuan silakan di ajukan. Diakunya bahwa piaknya tidak bisa mengintervensi panitia. Sebab semua permasalahan yang ada masuk ke panitia dan harus diselesaikan secara internal.
“Hasilnya tentu harus disampaikan kepada kami. Kemudian akan kami teruskan ke BPMD-PKB. Tapi nyatanya sampai sekarang belum ada laporan ke kami. Pada dasarnya calon yang keberatan tidak mempermasalahkan menang atau kalahnya. Cuma hanya mempermasalahkan proses administrasinya,” timbalnya.(wan)