
KETAPANGNEWS.COM-Sebanyak 53 group hadrah/merawis meramaikan lomba Qasidah menyemarakkan Peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW 1438 H/2016 di halaman Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang. Lomba yang berlangsung dari tanggal 2 – 5 Desember 2016 dibuka Wakil Bupati Ketapang Drs Suprapto S. Para pemenang lomba Qasidah akan diumumkan pada tanggal 11 Desember 2016, bersamaan dengan Tabliqh Akbar dengan mengundang Ustadz Fikri Haikal MZ (anak almarhum Ust.H. Zainudin MZ).
Ketua Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Ketapang, Drs H.Mad Noor Hamid, menjelaskan, jumlah peserta yang akan bertanding sebanyak 53 group terdiri dari group hadrah/merawis umum dewasa berjumlah 17 regu, group qasidah rebana dewasa wanita berjumlah 22 regu, group qasidah rebana anak-anak remaja putri sebanyak 14 regu. Peserta ini berasal dari Kecamatan Matan Hilir Utara, Muara Pawan, Delta Pawan, Benua Kayong, Matan Hilir Selatan dan Tumbang Titi. Lomba akan dilakukan selama 4 malam dimulai dari tanggal 2 Desember 2016 sampai tanggal 5 Desember oleh PHBI Ketapang.
“Tujuan diadakan lomba Qasidah ini adalah menjadikan ajang silaturahmi dan mempersatukan rasa kebersamaan,” tegas H.Mad Noor Hamid kemarin.
Ia mengatakan, tujuan lomba juga upaya melestarikan warisan seni budaya yang bernafaskan Islam dan pembinaan umat serta meningkatkan karya seni dalam nada dan
dakwah. Selain itu, sebagai sarana media untuk mendorong potensi para remaja agar tidak terjerumus ke hal-hal negatif bahkan seni qasidah dan marawis justru menjadi sarana dakwah dan bisa menjadikan pergaulan remaja terarah dan positip.
“Semangat itulah mendorong kini dari pengurus PHBI Kabupaten Ketapang mengadakan kegiatan ini,’’ katanya.

Sementara Wakil Bupati Ketapang, Drs Suprapto S, ketika pembukaan mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Ketapang yang melakukan perlombaan bagi masyarakat, remaja masjid dan pelajar yang akan mengikuti lomba kesenian bernapaskan Islam dalam rangka memeriahkan peringatan maulid Nabi Muhamad SAW.
Menurut Wabup, bahwa tujuan diselenggarakannya lomba kesenian bernafaskan Islam adalah untuk mempertahankan nilai-nilai budaya Islam sehingga tidak
hilang dengan perkembangan zaman. Selain itu untuk meningkatkan silaturami sehingga kecintaan terhadap hari besar islam senantiasa tetap dipertahankan dalam rangka meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, perlombaan kesenian bernafaskan Islam merupakan salah satu hiburanbagi masyarakat tentang keaneka ragaman budaya islam yang selama ini sudah sangat jarang kita saksikan. “Saya mengajak umat islam, dan khususnya para ulama, mubaligh, pengurus ormas Islam, lembaga dakwah dan lembaga pendidikan Islam agar memberikan perhatian sungguh-sungguh,” tegasnya.
Mantan Kepala Inspektorat Kabupaten Ketapang ini menyebutkan, upaya pembinaan umat dan peningkatan kualitas kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara, melalui pemberdayaan dakwah, tarbiyah dan ukhuwah yang menyentuh secara langsung tentang pesan dan tujuan beragama sesungguhnya.Ucapan terima kasih disampaikannya kepada panitia hari besar Islam yang telah berupaya sehingga kegiatan lomba kesenian bernafaskan Islam dalam rangka memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1438 H/2016 dapat terselenggara sesuai rencana yang telah ditetapkan dan semoga amal baik saudara mendapat balasan pahala dari Allah SAW.
“Kepada para peserta lomba kesenian bernafaskan Islam agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh hingga selesai sehingga dapat menampilkan tim lomba yang kreatif dan ikutilah kegiatan lomba dengan menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas sehingga menghasilkan para juara yang dapat kita banggakan,” pungkasnya.(dra)