
KETAPANGNEWS.COM—Guna menjaga stabilitas harga beras pada bulan suci ramadhan 1440 H di Kabupaten Ketapang, saat ini Perum Bulog Sub Divrei Ketapang telah menyiapkan 800 ton beras pemerintah atau PSO untuk kegiatan Operasi Pasar (OP) selama ramadhan.
Kepala Bulog Ketapang, Jusri Pake menyebutkan, 800 ton beras PSO tersebut sudah berada di dua gudang Bulog. Kemudian akan ditambah lagi sebanyak 250 ton yang sedang dalam perjalanan menuju Ketapang.
“Diperkirakan persiapan untuk OP dan sekaligus penyiapan penyaluran rastra, jumlah beras tersebut mencukupi kebutuhan selama ramadhan. Bahkan juga cukup untuk dua bulan kedepan,” kata Jusri, Senin (6/5) di kantornya.
Selain persiapan beras untuk OP, pihaknya juga menyiapkan gula pasir sebayak 5 ton, serta beberapa kebutuhan lain seperti daging beku dan minyak goreng. Untuk gula sendiri, ia menyebut akan ada tambahan sebanyak 100 ton.
Ia menjelaskan, OP selama ramadhan dilakukan sebagai salah satu upaya menekan harga pangan. Dimana dalam pelaksanaan, selain melakukan OP setiap hari di kanto Bulog, pihaknya juga siap bekerjasama dengan masyarakat, organisasi-organisasi, pemerintah dan Rumah Pangan Kita(RPK).
“Nanti dalam OP, khususnya beras kita akan siapkan beberapa jenis, seperti beras premium, beras medium dan beras kampung. Harganya tentu dibawah harga pasar,” jelasnya.
Mengenai harga pasar beras di Ketapang sendiri menjelang bulan ramadhan, menurutnya masih relatif stabil dan tidak ada kenaikan.
Berdasarkan pantauan pihaknya dilapangan, untuk harga beras premium berkisar 12 ribu sampai 13 ribu dengan HET tertinggi 13.300 per Kg. Kemudian beras medium Rp 9.950 pe Kg dan beras kampung Rp 12 ribu per Kg.(absa)