
KETAPANGNEWS.COM-PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA) menegaskan komitmennya dalam membangun generasi unggul dengan melakukan Pendampingan Beasiswa BPDP Sawit bagi putra-putri masyarakat desa di Kabupaten Ketapang.
Melalui program CSR yang terstruktur dan menyeluruh ini, PT BGA hadir sebagai jembatan nyata antara potensi besar generasi muda desa dan kesempatan mengakses pendidikan tinggi berkualitas.
Membuka Akses 5.000 Beasiswa Pendidikan Tinggi
Sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Ketapang, CSR PT BGA hadir sebagai mitra nyata bagi putra-putri desa dalam mengakses Program Beasiswa BPDP Sawit Tahun 2026.
Program ini membuka kesempatan bagi 5.000 penerima manfaat untuk melanjutkan pendidikan tinggi pada jenjang D1 hingga S1. Pendaftaran Beasiswa BPDP Sawit 2026 resmi dibuka pada 3 Juni hingga 20 Juni 2026.
Sebelum masa pendaftaran dimulai, CSR PT BGA telah melaksanakan rangkaian kegiatan sosialisasi dan pendampingan sejak 15 April 2026, yang diawali di SMAN 1 Sungai Melayu Rayak. Melalui kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan informasi mengenai persyaratan, mekanisme pendaftaran, serta peluang yang dapat diperoleh melalui program beasiswa ini. Hingga 5 Juni 2026, sebanyak 176 siswa telah mendapatkan pendampingan dalam proses pendaftaran Beasiswa BPDP Sawit.
Pendampingan ini mencakup bimbingan teknis pengisian formulir, konsultasi pemilihan program studi, asistensi dokumen persyaratan, hingga persiapan akademik para calon penerima beasiswa. Tidak ada satu pun anak muda di desa-desa sekitar wilayah operasional BGA yang akan melewatkan kesempatan emas ini karena hambatan informasi atau prosedur administratif.
Investasi Nyata untuk SDM Unggul
Bagi PT BGA, investasi pada sumber daya manusia adalah fondasi daya saing bangsa yang paling berkelanjutan. Program ini bukan sekadar kegiatan sosial satu arah — ini adalah wujud kepercayaan bahwa setiap anak muda dari desa, dengan akses dan dukungan yang tepat, mampu menjadi pemimpin dan inovator masa depan yang membawa kemajuan bagi keluarga, desa, dan bangsa.
Ahmad Ali Ibrahim CSR PT BGA mengatakan, para peserta mengaku terbantu dengan adanya sosialisasi ini karena memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi melalui program beasiswa BPDPKS. Banyak peserta berharap program ini dapat menjadi jalan bagi putra-putri daerah untuk meraih pendidikan yang lebih baik.
“Melalui sosialisasi ini, diharapkan semakin banyak generasi muda di wilayah Kendawangan yang memanfaatkan kesempatan beasiswa BPDPKS untuk melanjutkan pendidikan dan mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing”jelasnya.
Dampak Nyata di Tingkat Komunitas
Program Pendampingan Beasiswa BPDP Sawit oleh CSR BGA dirancang untuk memberikan dampak transformatif yang terukur di tingkat komunitas. Dengan staf CSR yang berpengalaman di setiap region, setiap calon penerima beasiswa mendapatkan perhatian personal dan pendampingan intensif, sebuah pendekatan yang menempatkan keberlanjutan komunitas sebagai prioritas utama perusahaan.
Inisiatif ini juga sejalan dengan agenda pembangunan daerah Kabupaten Ketapang dalam mencetak sumber daya manusia berdaya saing tinggi, sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
PT BGA mengajak seluruh komponen masyarakat, mulai dari aparat desa, tokoh masyarakat, hingga orang tua, untuk bersama-sama menyebarluaskan informasi ini dan mendorong putra-putri terbaik desa memanfaatkan program beasiswa yang telah difasilitasi secara penuh oleh Tim CSR BGA.
Testimoni Peserta Sosialisasi
Salah satu peserta mengaku sangat bersyukur dengan adanya program pendampingan dari CSR BGA ini. Sebelumnya, Ia tidak tahu sama sekali bagaimana cara mendaftar Beasiswa BPDP Sawit — dokumen apa saja yang dibutuhkan, ke mana harus mengurus, semua terasa membingungkan. Tapi dengan adanya tim CSR BGA yang langsung datang ke desa dan mendampingi satu per satu, prosesnya jadi jauh lebih mudah dan jelas. Responnya luar biasa, banyak teman-teman desa yang tadinya ragu akhirnya ikut mendaftar juga setelah melihat betapa mudahnya dengan bantuan ini.
“Kami merasa didukung penuh, bukan hanya oleh BGA, tetapi juga oleh pemerintah daerah dan tokoh masyarakat yang ikut hadir dan mendorong kami. Semoga program seperti ini terus berlanjut agar semakin banyak anak-anak desa yang bisa mengenyam pendidikan tinggi.” ucapnya.(Jay )