Wabup Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

IMG_1780445008048KETAPANGNEWS.COM- Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, S.H., bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di Halaman Kantor Bupati Ketapang, Senin (1/6/2026).

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, yang menegaskan pentingnya nilai-nilai Pancasila sebagai perekat keberagaman bangsa sekaligus kontribusi Indonesia dalam menciptakan perdamaian global.

Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Dandim 1203/Ketapang Letkol Inf. Zulkarnaen Galib, S.H., Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR., perwakilan Lanal Ketapang, Yonif TP 832/PA, Kejaksaan Negeri Ketapang, Pengadilan Negeri Ketapang, Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang Repalianto, S.Sos., M.Si., para kepala perangkat daerah, organisasi wanita, serta berbagai elemen masyarakat.

Peserta upacara terdiri dari personel Kodim 1203/Ketapang, Yonif TP 832/PA, Lanal Ketapang, Kompi Brimob Ketapang, Polres Ketapang, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), aparatur sipil negara (ASN), mahasiswa, hingga pelajar.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Ketapang membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D. Dalam amanatnya ditegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Disebutkan bahwa tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” memiliki makna strategis di tengah dinamika global yang penuh tantangan. Pancasila telah terbukti menjadi bintang penuntun bangsa Indonesia dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman yang dimiliki, mulai dari ribuan pulau, ratusan suku bangsa, bahasa, budaya, hingga agama dan kepercayaan.

“Pancasila telah membuktikan diri sebagai fondasi kokoh yang menjaga Indonesia tetap bersatu dalam keberagaman. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya menjadi pedoman dalam membangun kehidupan yang harmonis, adil, dan sejahtera,” demikian kutipan amanat yang dibacakan Wakil Bupati.

Lebih lanjut disampaikan, Indonesia sebagai negara yang menganut politik luar negeri bebas dan aktif terus memainkan peran penting dalam upaya menjaga perdamaian dunia. Kontribusi tersebut diwujudkan melalui pengiriman pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), keterlibatan dalam mediasi konflik regional, serta dukungan terhadap perjuangan bangsa-bangsa yang tertindas.

Kepala BPIP juga mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai living ideology atau ideologi yang hidup dan terus relevan dalam menghadapi berbagai tantangan perkembangan zaman. Di tengah kemajuan teknologi, arus globalisasi, dan perubahan sosial yang cepat, nilai-nilai Pancasila harus tetap menjadi pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak.

Selain itu, seluruh penyelenggara negara diingatkan agar setiap kebijakan publik yang diambil senantiasa berlandaskan prinsip keadilan sosial, menjunjung tinggi kemanusiaan, serta berpihak kepada kepentingan rakyat.

“Pancasila harus terus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Nilai-nilai persatuan, gotong royong, toleransi, serta keadilan sosial harus senantiasa kita implementasikan dalam pembangunan daerah maupun kehidupan sehari-hari,” ujar Wabup saat membacakan amanat Kepala BPIP.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Ketapang berharap semangat kebangsaan, persatuan, dan gotong royong semakin menguat di tengah masyarakat, sehingga mampu menjadi modal utama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang maju, inklusif, dan berkelanjutan.(adv/jay).

Leave a Reply

Your email address will not be published.