BRI Sarankan Novita Lapor Ke LAPSPI

Masih Menunggu Informasi Dari Korban

pimpinan-bri-cabang-ketapang
Pimpinan Tbk BRI Cabang Ketapang, Dekhi Ensya Permadi.

KETAPANGNEWS.COM—Meski hasil investigasi management Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang menyatakan tidak bisa mengganti uang nasabahnya akibat dibobol penipu, BRI Cabang Ketapang sarankan kepada korban menghubungi Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Perbakkan Indonesia (LAPSPI) guna memediasi permasalahan tersebut.

Kejadian ini menimpa Novita (17), warga Desa Kalinilam Kecamatan Delta Pawan. Kejadian tersebut terjadi 24 Agustus 2016 lalu. Sampai saat ini BRI belum memberikan angin segar kepada korban.

Pimpinan Tbk BRI Cabang Ketapang, Dekhi Ensya Permadi  saat dikonfirmasi mengatakan, kepada yang bersangkutan dirinya menyarankan untuk menghubungi LAPSPI jika korban kurang puas dengan hasil yang diputuskan. Disitu akan dilakukan proses mediasi. Terkait seperti apa proses mediasinya, dirinya juga belum tahu.

“Sampai saat ini kami juga masih menunggu informasi dari korban. Apakah sudah menghubungi LAPSPI atau belum. Termasuk nomor HP yang bisa dihubungi juga sudah disampaikan kepada yang bersangkutan,” ucapnya.

Kemudian, kebijakan BRI saat ini hanya mengarahkan ke LAPSPI. Karena pihaknya sudah menyurati korban, dan korban harus memiliki inisiatif menghubungi LAPSPI. Hal ini bukan berarti kami tidak mau mendampingi korban. Dikhawatirkan, pihaknya dikatakan terlalu mengarahkan korban dan terkesan mengintimidasi.

“Kalau kita yang menghubungi LPSPI nanti kita dikira bekerjasama. Terkait pendampingan atau tidak, itu nanti. Yang pasti kedua belah pihak akan dipertemukan di mediasi LPSPI tersebut. Mudah-mudahan hasilnya yang terbaik buat ke dua belah pihak” timpalnya.

Selain itu, Terkait kejadian ini yang akan berdampak kepada berkurangnya nasabah BRI, ia mengungkapkan ini bukan masalah takut atau tidak. Namun pihaknya akan menempatkan posisi itu pada porsi yang benar.

“Setiap kejadian itu pasti ada sebab. Ketika ada kejadian dan ada laporan pasti kita tindaklanjuti,” ucapnya.

Menurutnya, dalam hal ini yang paling dirugikan, karena ini kasus penipuan adalah korban. Meski demikian, BRI juga jadi korban karena reputasi BRI yang dipertaruhkan. Gara-gara hal yang diluar kendali tentu kita juga menjadi korban.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga kerahasiaan PIN, password maupun user id yang lainnya. Sehingga hal-hal semacam ini bisa dihindari. “BRI tidak pernah meminta data apapun melalui telepon,” tutupnya. (absa)

One Response to "BRI Sarankan Novita Lapor Ke LAPSPI"

  1. Ias   5 December, 2016 at 9:47 pm

    Apa yang mau dijaga,.korban tidak pernah tau pin, user id nya sendiri.,tiba2 aktif sendiri,.kan lucu

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.