
KETAPANGNEWS.COM – Aksi unjuk rasa damai yang di gelar oleh Front Perjuangan Rakyat Ketapang (FPRK) terhadap PT Well Harvest Winning Alumina Refinery (WHW AR) berjalan dengan aman dan kondusif.
Setelah penyampaian orasi Ketua FPRK Isa Anshari, kemudian di lanjutkan dengan penyampaian kutipan tuntutan kepada pihak management PT WHW-AR. FPRK mengucapkan terima kasih dan memberikan ultimatum bahwa apabila sampai 15 hari kedepan tuntutan-tuntutan yang disampaikan tidak di tindak lanjuti maka massa akan datang kembali dengan jumlah yang lebih banyak.
“Jika selama 15 hari kedepan tidak di gubris tuntutan kita, maka kita akan datang lagi dengan jumlah yang besar bergabung seluruh Kendawangan,” tegas Isa Sabtu (7/1).
Isa Anshari mengingatkan kepada karyawan- karyawati yang ada sebagai warga negara Indonesia wajib membuat serikat pekerja, agar hak-hak karyawan tidak dikebiri dan serikat pekerja WHW itulah kendaraan untuk menyampaikan aspirasi kepada management.
“Kami tidak mengancam, kami sayang NKRI, tolong kepada Presiden RI Bapak Joko Widodo, kami pesan tolong jaga kami, tolong jaga NKRI, karena NKRI harga mati. Sedetik pun kami tak akan mundur melawan siapapun,” tegasnya.
Kapolres Ketapang AKBP Sunario saat di wawancarai wartawan mengatakan, aksi ini pertama kali dan sebelumnya sudah ada ko0rdinasi dengan pihak perusahaan dan pihak keamanan.
Terkait aksi FPRK yang berencana mengelar aksi kembali jika tuntutan mereka tak digubris, Kapolres menegaskan, tetap menghimbau kepada masyarakat jangan terpancing dengan hal-hal yang tidak kita inginkan.
“Dengan adanya investor ini pihak perusahaan juga akan melakukan perbaikan-perbaikan apa yang terjadi di lapangan. Jadi ini hanya miss komunikasi saja, lebih baik dan tidak perlu melaksnakan aksi-aksi ini lagi, ” imbau Kapolres.(Wan)